Jumat, 29 Mei 2015

Telat Haid Salah Satu Tanda-tanda Awal Kehamilan

 Telat Haid Salah Satu Tanda-tanda Awal Kehamilan

Telat Haid Salah Satu Tanda-tanda Awal Kehamilan


Banyak orang yang sering mengartikan setelah melakukan hubungan seksual antara laki-laki dan wanita akan membuat langsung terjadinya kehamilan, namun hal ini belum tentu terjadi. Jika memang tidak ada pembuahan pada sel telur maka tidak akan terjadi kehamilan pula. Namun banyak orang mengartikan bahwa telatnya datang bulan menjadi tanda-tanda awal kehamilan, hal ini memang bukan salah namun tidak akurat, hal ini perlu di luruskan. Apalagi untuk anda yang belum paham, biasanya ini terjadi pada mereka yang melakukan hubungan seksual pada usia dini, dimana menganggap jika sel sperma di lepaskan maka wanita akan hamil.

Mengapa telat datang bulan tidak bisa menjadi patokan resmi tanda-tanda awal kehamilan?


Seorang wanita mengalami terlambat datang bulan bukan berarti hamil, ini bisa jadi karena banyak faktor seperti kelelahan, kurang makan, stress dan juga terforsir oleh aktifitas luar ruangan. Namun banyak orang sering kali mengartikan telat haid sebagai patokan dirinya hamil, apalagi jika pergeseran tanggal menstruasi hingga lebih dari 3 minggu, namun false alarm atau alarm palsu ini sering kali menjadi penyebab stressnya seorang wanita. Apalagi dalam masa tenggang tersebut, tubuh menjadi mudah lelah, mual-mual dan juga emosi yang meledak ledak.

Namun hal ini juga bukan berarti bisa anda abaikan, telat datang bulan juga bisa menjadi salah satu penanda mudah bagi para suami mengetahui keadaan tubuh sang istri. Biasanya para wanita sering kali mengabaikan kondisi tubuh karena terlalu lelah bekerja dan juga harus mengurus rumah, sebagai seorang suami sebaiknya anda curiga jika tanggalan merah pasangan tidak berjalan normal. Apalagi dengan perubahan mood yang tiba-tiba, nafsu makan yang tinggi dan juga mual-mual di pagi hari, bisa jadi seudah tertanam buah cinta kalian di rahimnya.

baca juga artikel: Morning Sickness? Wajar Kok Sebagai Tanda-tanda Awal Kehamilan
Read more ...

Rabu, 06 Mei 2015

Kenali Tanda Awal Kehamilan Secara Non Medis

kenali tanda awal kehamilan secara non medis

RN Female - Kenali Tanda Awal Kehamilan Secara Non Medis

Anda mungkin sudah ketahui bahwa tanda wanita hamil, misalnya secara umum adanya mual – mual dan terlambat datang bulan. Namun banyak orang yang mnyepelekan tanda-tanda kehamilan lain, padahal mual dan terlambat menstruasi bisa jadi bukan berarti anda hamil. Bisa saja karena anda mual karena masuk angin dan siklus menstruasi, namun banyak orang sering kali membuat hal ini menjadi sesuatu yang menakutkan.

Tanda awal kehamilan bisa terjadi berbagai macam hal yang mungkin berbeda setiap wanita tergantung dari masing-masing kondisi medis orang yang hamil. Nah, gejala dan tanda-tanda wanita hamil ini kejadiannya bisa beberapa poin terjadi secara bersamaan. Untuk mengetahui apakah anda sedang hamil tau tidak bisa dengan mengetahui tanda-tanda awalnya dengan cara Non Medis.

Tanda tanda awal kehamilan secara fisik dan non fisik

Bagi para wanita hamil, apalagi untuk kehamilan pertama biasanya tidak bisa membedakan tanda tanda awal kehamilan mereka dengan menstruasi, biasanya ini terjadi pada minggu pertama kehamilan. Ada 2 hal yang bisa anda lihat perbedaannya, baik secara fisik maupun non fisik, tanda ini juga sebaiknya diketahui oleh para laki-laki.

Tanda wanita tengah hamil dari segi fisik adalah munculnya bercak darah seperti saat menstruasi, hal ini sering kali di salah artikan dan membuat wanita meminum obat penahan rasa sakit, apalagi saat ditambah dengan kram perut. Perubahan pada payudara, biasanya akan disertai dengan nyeri. Mual dan muntah padahal makan seperti biasanya ini terjadi di pagi hari atau yang dinamakan dengan morning sickness.

Selain itu, anda juga bisa melihat tanda kehamilan dari segi non fisik, biasanya wanita yang sedang hamil akan lebih sensitive, baik secara emosional maupun indra yang lain, seperti penciuman. Jika biasanya tidak masalah dengan bau badan atau parfum, maka akan ada yang complain dengan bau berlebihan. Mudah sekali stress dan khawatir berlebihan, apalagi jika berkaitan dengan orang sekitar, suami, orang tua maupun anak-anak. Hal terakhir yang kadang kala membuat para suami pusing, ngidam. Ini terjaadi karena perubahan mood atau mood swing secara mendadak, biasanya wanita akan leih manja dan menginginkan beberapa hal secara mendadak, lazimnya menginginkan makanan dan mendapatkan perhatian ekstra dari pasangan

Semua perubahan pada istri ini berlangsung normal dan tidak akan terjadi selama masa kehamilan, umumnya akan terjadi pada awal kehamilan saja namun ada juga wanita yang tidak merasakan gangguan apapun selama kehamilan. Hal ini bergantung pada masing-masing personal, jika ingin hamilnya menyenangkan sebaiknya selalu berpikiran positif karena energy positif akan memberikan hal positif pula pada keadaan calon bayi.

Read more ...

Selasa, 05 Mei 2015

Morning Sickness? Wajar Kok Sebagai Tanda-tanda Awal Kehamilan

tanda-tanda awal kehamilan

RN Female - Morning Sickness? Wajar Kok Sebagai Tanda-tanda Awal Kehamilan

Apa sih morning sickness itu? Pertanyaan ini sekilas akan terbesit ketika seseorang baik wanita maupun laki-laki mendengar kata-kata tersebut. Mungkin tidak banyak para wanita maupun laki-laki tahu tentang morning sickness itu apa. Ketidaktahuan mereka tentang morning sickness mungkin dikarenakan beberapa faktor seperti tingkat pendidikan dan pengetahuan.

Pengertian morning sickness, sebagai tanda tanda awal kehamilan

Morning sickness adalah suatu tanda dan gejala dalam istilah medis ataupun keperawatan menyebutnya salah satu manifestasi klinik dari tanda-tanda awal kehamilan. Biasanya tanda dan gejala ini berupa rasa mual dan muntah di pagi hari. Dilihat dari sudut pandang medis, hal tersebut adalah suatu kewajaran yang biasanya dialami oleh seorang wanita di awal kehamilannya.

Ini biasanya hanya berlangsung ketika trimester pertama kehamilan yaitu usia kandungan mulai 1 bulan hingga 3 bulan. Namun, banyak ibu hamil yang mengalami morning sickness hingga berlarut-larut sampai trimester kedua (4 bulan – 6 bulan). Tetapi juga ada beberapa ibu hamil yang tidak mengalami morning sickness. Peneliti menjelaskan bahwa morning sickness dapat dipengaruhi oleh hormon yang ada di dalam tubuh dan hal ini bisa berbeda-beda antara wanita satu dengan wanita yang lainnya.

Peneliti juga menemukan tentang adanya keterkaitan antara morning sickness yang dialami oleh ibu hamil dengan resiko kelahiran prematur yang lebih rendah. Ibu hamil yang mengalami morning sickness parah akan berkemungkinan memiliki anak yang lebih cerdas ketika mereka tumbuh besar. Anak-anak tersebut memiliki nilai yang lebih baik dalam tes IQ dan memiliki kemampuan yang lebih, baik secara verbal maupun berhitung. Selain itu, juga berkemungkinan lebih besar untuk melahirkan bayi yang lebih sehat dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak mengalami morning sickness selama kehamilannya.

Meskipun begitu, bukan berarti ibu hamil yang tidak mengalami morning sickness harus khawatir secara berlebihan. Banyak survey yang membuktikan juga, bahwa ibu hamil yang tidak mengalami morning sickness tidak menunjukkan adanya kelainan saat kehamilan.

Jadi, jika Anda mengalami morning sickness pada saat kehamilan, maka bersyukurlah karena hal tersebut merupakan tanda-tanda awal kehamilan yang wajar dan sehat. Meskipun morning sickness sangat mengganggu aktivitas Anda dan kemudian Anda merasa sebal dengan morning sickness yang menyerang setiap hari, ingatlah manfaat positif di baliknya. Begitu juga jika Anda tidak mengalaminya, jangan teburu-buru khawatir karena hal ini tidak menandakan ada seseuatu yang salah dalam kehamilan Anda. Syukuri juga kemudahan yang Anda dapatkan selama hamil karena tidak mengalami morning sickness.
Read more ...